Perlu anda ketahui bahwa bibit buah atau buah mata adalah jenis tanaman yang dapat berbuah yang merupakan khas dari Papua. Tanaman buah mata merupakan termasuk ke dalam kategori pohon yang besar karena pohon dari buah ini bisa mencapai tinggi 10 m dan diameternya bisa mencapai 100 cm. Meskipun terkenal karena berasal dari Papua ternyata tanaman ini ini juga terdapat di daerah Maluku, Sulawesi dan tentu saja Papua New Guinea.

Manfaat Buah Matoa Papua

Tanaman Buah ini memiliki buah yang sangat enak dan kaya akan manfaat kesehatan, berikut ini manfaat kesehatan yang diperoleh dari buahnya :

  • Dapat membantu meningkatkan stamina tubuh.
  • Membantu pencegahan penyakit jantung koroner.
  • Kaya akan antioksidan, mencegah radikal bebas.
  • Membantu mencegah penuaan dini.
  • Memperbaiki sekaligus menjaga kesehatan kulit.
  • Mencegah dan meredakan stress
  • Mengatasi dan membantu penyembuhan sakit wasir dan ambeien
  • Membantu mempelancar pencernaan.
  • Sangat baik baik kesehatan kulit wajah, mencerahkan, melembabkan sekaligus mencegah timbulnya jerawat.
  • Membantu mencegah datangnya sel kanker ganas.
  • Mempercepat keringnya luka.

Panduan Budidaya Tanaman Buah Matoa Papua

Berikut sekilas secara singkat panduan budidaya tanaman buah ini. Ada beberapa hal yang akan kita bahas. Yang di mulai dari masa tanam, selanjutnya penyiapan bibit buah dan panduan memeliharanya. Mari kita bahas satu persatu.

Masa Tanam dan Masa Panen

Tanaman yang pada umumnya membutuhkan tanah kering merupakan tanaman buah matoa. Akan tetapi tanaman matoa bisa beradaptasi dan tumbuh di wilayah Tanah Air di mana saja. Dan perlu anda ketahui bahwa masa tanam ke masa panen pohonnya dapat sampai dengan beberapa tahun. Di sini keuntungan matoa adalah tanaman yang dapat di panen 2 kali per tahunnya. Pada saat panen pertama dan juga 3 bulan setelahnya. Panen pertama biasanya akan lebih banyak dari pada panen yang ke dua.

Langkah Penyiapan Bibit

Pembibitan dari tanaman matoa ini bisa diperoleh dengan melalui 2 cara antara lain, vegetatif dan generatif. Cara generatif dengan menggunakan menanam biji buah dan cara vegetatif dengan cara mencangkok.

Nah di sini metode persemaian bibit secara generatif terbilang agak susah gampang. Kita bisa menanam bijinya pada media tanam polybag yang isinya tanah subur, pupuk organik dan kapur. Biasanya langkah yang sangat susah ada pada perawatannya, karena bibit yang berasal dari motode ini sangat sensitif sekali akan perubahan lingkungan. Jika tidak dirawat secara telaten maka akan merusak pertumbuhan tanaman ini.

Sebetulnya agak ribet jika kita mesti menyiapkan bibit secara generatif. Selain menghabiskan waktu juga tenaga, akan lebih baik jika memesan bibit yang sudah jadi dan berkualitas.  Sehingga kita bisa fokus pada hal lain yang tak kalah penting seperti perawatan dan masa panen.

Persiapan Lahan Tanam, Lubang Tanam dan Proses Penanaman

Siapkan terlebih dulu lahan yang akan digunakan, kemudian buatlah lubang tanam dengan ukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm. Tanaman buah matoa adalah tanaman kategori besar. Maka untuk perkebunan, buatlah jarak antar lubang hingga 6×6 meter. Isi lubang tersebut dengan pupuk organik/kandang dan kapur. Selanjutnya membiarkan selama satu bukan untuk unsur haranya dapat di serap ke dalam tanah.

Setelah lubang siap maka langkah selanjutnya memindahkan bibit ke dalam lubang. Apabila proses ini anda harus lebih hati-hati, buka plastik polybag secara perlahan usahakan jangan sampai akar dan media tanamnya rusak. Masukan ke dalam lubang, kemudian tutup dengan tanah sekitar.

Pada saat proses penanaman sangat disarankan dilakukan menjelang musim penghujan, alasannya bibit buah  akan banyak tersiram air dan anda tidak perlu susah melakukan penyiraman. Namun jika penanaman dilakukan saat musim kemarau maka sebaiknya siram tanaman 1-2 x sehari.