www.domainesia.com

Ini 3 Manfaat Olahraga Kriket bagi Kesehatan Tubuh

  • Riaupos
  • Jan 11, 2023

Kriket atau cricket merupakan jenis olahraga yang serupa dengan kasti. Namun, jenis olahraga ini memiliki perbedaan aturan yang cukup signifikan dengan kasti. Kriket dimainkan menggunakan bola yang keras dan pemukul berbentuk datar. Karena itu, penting bagi pemainnya untuk menggunakan alat pelindung yang tepat untuk menghindari cedera.

Olahraga ini diketahui populer di beberapa negara seperti India, Pakistan, Australia, hingga Afrika Selatan. Nah, meski di Indonesia olahraga ini kurang populer, nyatanya bermain olahraga ini dapat memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh. 

Sebab, kriket adalah olahraga yang bagus untuk mengembangkan kebugaran, stamina, dan koordinasi mata-tangan secara keseluruhan.

Mengenal Kriket Lebih Mendalam 

Kriket kompetitif pada dasarnya adalah olahraga yang dimainkan oleh dua tim dalam bentuk oval dan melibatkan batter, fielder, dan bowler. Pemain yang bertugas sebagai batter diartikan sebagai pemukul bola, sementara pemain fielder bertugas untuk memungut bola. Sedangkan bowler adalah pemain yang bertugas untuk melempar bola ke gawang yang dijaga batter tim lawan saat berlari pasca memukul bola.

Pada satu tim ada 11 pemain di satu sisi dan permainan dapat berlangsung mulai dari beberapa jam hingga beberapa hari. Kriket dapat dimainkan secara sosial dan kompetitif, oleh pria dan wanita dari segala usia. 

Sementara kriket kompetitif kebanyakan dimainkan di lapangan, kriket yang dimainkan untuk bersenang-senang bisa dimainkan di halaman belakang, taman, jalan atau di pantai. Selain itu, kamu hanya membutuhkan beberapa teman, pemukul, bola, dan benda tertentu untuk mewakili gawang. 

Manfaat Bermain Olahraga Ini yang Jarang Diketahui

1. Membantu Membakar Kalori

Kriket dianggap sebagai salah satu jenis olahraga terbaik untuk membantu mengatur berat badan. Sebab, memainkannya secara teratur dapat membantu mengurangi berat badan. Bermain kriket selama 1 jam dapat membantu membakar sekitar 350 kalori. Bila dibandingkan dengan berlari pada treadmill selama satu jam, kalori yang terbakar saat bermain kriket tentunya lebih banyak. 

Meski begitu, asupan kalori yang terbakar tentunya juga perlu diganti dengan asupan protein yang tepat. Hal ini bertujuan untuk membangun otot dan meningkatkan kekuatan tubuh untuk berbagai aktivitas fisik. 

2. Meningkatkan Ketangkasan dan Konsentrasi

Di antara berbagai keuntungan bermain kriket, peningkatan konsentrasi merupakan salah satu yang penting. Sebab, pemain kriket harus berpikir dan membuat keputusan cepat saat bermain olahraga ini. Hal ini tentunya dapat membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi seseorang. Sebagai contoh, begitu bowler melempar bola, pemukul harus proaktif dan berpikir tajam sebelum melakukan pukulan. 

Sementara itu, jika posisimu adalah seorang bowler, kamu perlu menilai bagaimana batsman akan melakukan pukulan. Semua keputusan ini meningkatkan kemampuan analitis dan ketangkasan seseorang. Terlebih lagi, kamu juga perlu secara impulsif untuk melakukan lari cepat untuk mengejar pemukul bola tim lawan. Semua faktor ini meningkatkan keseimbangan dan kemampuan seseorang untuk berlari lebih cepat dan lebih lama.

3. Meningkatkan Koordinasi Tangan dan Mata 

Selain kekuatan otot, latihan dan olahraga seperti kriket juga meningkatkan koordinasi tangan-mata seseorang. Sebab, bermain kriket berfokus pada koordinasi tangan dan mata. Sebab, pemain kriket perlu:

  • Mengukur kecepatan dan posisi bola yang bergerak cepat.
  • Melempar bola jarak jauh secara akurat untuk menghentikan pelari atau batter
  • Jika berperan sebagai bowler, pemain harus dengan hati-hati melempar bola ke arah gawang tim lawan. 

Itulah beberapa manfaat kesehatan bermain kriket. Selain melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, pastikan juga untuk periksakan kondisi kesehatan secara rutin. Sebab, hal ini bermanfaat dalam mendeteksi berbagai penyakit sedari dini.  Nah, untuk kamu yang lagi cari berita terunik dan terbaru bisa klik disini.

www.domainesia.com
Related Post :