Ini Dia Pengertian Presipitasi pada Tes Serologi

  • 2 min read
  • Aug 24, 2020
Presipitasi

Ketika akan mendiagnosis suatu penyakit, biasanya ahli medis akan melakukan serangkaian tes untuk mendeteksi bagaimana keadaan antibodi di dalam darah. Tentunya tes ini akan dilakukan di laboratorium. Jenis tes yang dilakukan adalah tes serologi seperti misalnya pemberlakuan tes presipitasi. Di mana presipitasi adalah salah satu jenis pengujian darah yang dilakukan oleh tim medis untuk melihat kondisi antibodi.

Antibodi atau sistem kekebalan tubuh merupakan salah satu sistem yang berperan sangat penting untuk menunjang kesehatan seseorang. Jika antibodinya kuat, maka tubuh pun akan kuat dan terbebas dari segala serangan antigen asing. Meskipun begitu, pada suatu kondisi kadangkala sistem imun salah mengira jaringannya sendiri. Malah ketika hal tersebut terjadi, antibodi malah dibentuk dan akhirnya menyerang organ sehat dalam tubuh.

Biasanya, kesalahan sistem kekebalan tubuh yang akhirnya malah menyerang tubuh sendiri ini diakibatkan karena gangguan imunitas atau autoimun. Itulah mengapa, para dokter memilih untuk melakukan tes serologi dalam mendeteksi gangguan pada imunitas atau masalah autoimun ini.

Apa Sebenarnya Presipitasi Itu?

Pada dasarnya, presipitasi adalah istilah yang memiliki arti harfiah pembekuan. Namun, jika tim medis melakukan tes presipitasi, maka hal itu bisa diartikan sebagai pemberlakuan tes dengan mengambil sample darah untuk melihat atau menunjukan antigen asing yang ada dalam darah. Juga untuk mengukur sejauh mana keberadaan antibodi dan bagaimana kondisinya dalam cairan tubuh tersebut.

Biasanya uji presipitasi akan dilakukan pada serangkaian tes serologi. Tes ini akan dilakukan oleh orang-orang yang mengalami masalah pada antibodinya. Beberapa kondisi medis yang biasanya membutuhkan tes ini seperti orang dengan kelainan autoimun, tumor ganas yang menyerang limpoid, hingga beberapa infeksi akut maupun kronis dan juga penyakit hati.

Hubungan Presipitasi dan Serologi

Seperti yang diketahui, melakukan pengecekan serologi dengan menggunakan sampel darah diperlukan untuk melihat adanya antigen asing dalam antibodi atau cairan tubuh seseorang. Sementara presipitasi adalah bagian tes yang bisa membantu menunjukan keberadaan antigen tersebut. Dengan begitu, bisa diartikan bahwa tes presipitasi merupakan bagian dari serangkaian tes serologi.

Contoh Tes Presipitasi

Salah satu tes serologi yang dilakukan dengan penerapan presipitasi adalah ketika tim medis sedang mendiagnosis seseorang yang diduga memiliki masalah cryoglobulinemia. Di mana kondisi ini merupakan gangguan dalam darah di mana terdapat zat cryoglobulin yang bisa memicu peradangan. Biasanya peradangan ini bisa terjadi pada organ ginjal maupun pada kulit.

Untuk melakukan tes ini, biasanya dokter akan mengambil sampel darah pasien untuk dibekukan selama 72 jam lamanya. Nantinya, dokter akan melakukan tes presipitasi untuk melihat apakah ada pengendapan yang terjadi atau tidak. Jika ternyata dokter menemukan pengendapan, maka sampel darah tersebut akan diuji kembali dengan lebih serius lagi. Hingga mencari tahu sejauh mana proses pengendapan ini terurai.

Seperti yang diketahui sebelumnya, presipitasi adalah pengendapan. Dengan begitu, ketika dokter menemukan adanya pengendapan saat melakukan tes presitipasi pada pasien terduga cryoglobulinemia maka bisa dikatakan bahwa pasien tersebut memang mengalami gangguan penyakit tersebut. Selanjutnya, dokter pun akan memastikan bagian tubuh mana yang mengalami peradangan akibat pengendapan zat cryoglobuline tersebut.

Selain dilakukan pada pasien dengan gangguan tersebut, tes serologi pun biasanya digunakan untuk mendeteksi penyakit autoimun seperti lupus yang bisa menyebabkan peradangan pada kulit dan beberapa organ dalam tubuh. Penyakit lainnya juga bisa seperti infeksi virus campak, jamur, sifilis, hingga HIV.

Dengan melihat beberapa penjelasan tersebut, tentu sudah bisa diambil kesimpulan bahwa presipitasi adalah serangkaian tes pengujian kesehatan pada sampel darah. Untuk mengetahui informasi kesehatan lain, beberapa tes kesehatan  dan sebagainya, Anda bisa mengunjungi aplikasi Halodoc maupun situsnya. Dapatkan beragam informasi maupun solusi kesehatan secara akurat dan terpercaya langsung dari dokter ahlinya.